Beranda

Kitab Henokh Bagian 1

Matahari kita merupakan satu dari 100 miliar bintang yang ada di galaksi kita. Galaksi kita adalah satu dari miliyaran galaksi yang mengisi alam semesta.

Para ilmuwan memetakan 'Segitiga Bermuda Ruang Angkasa'

Sebuah wilayah di Brasil menjadi terkenal karena kegagalan satelit, cahaya aneh dan fenomena lainnya.

Foto UFO Dari Pesawat Di Atas Kota London

Seorang penumpang dalam sebuah penerbangan komersial di atas ibu kota Inggris minggu ini menangkap sesuatu yang tidak biasa di depan kamera.

Sinar Merah Terlihat Di Langit

Seorang astronom lokal melihat objek dan melaporkan ke Leicestershire Jaringan Investigasi UFO.

NASA Bertujuan Mendaratkan Manusia Di Mars Pada Tahun 2035

Badan antariksa telah menekankan bahwa mengirim manusia ke Planet Merah masih merupakan misi utamanya.

Minggu, 08 Juni 2014

Seorang Anak Kecil Merekam Bola Api Di Langit


Katie Real, 11 tahun dan adiknya Macie melihat sesuatu yang tidak biasa dari jendela di lantai atasnya.

Anak-anak itu sedang bermain laptop ibu mereka ketika mereka melihat sebuah cahaya terang bergerak di langit di atas rumah-rumah di kejauhan. Berkeinginan untuk mengabadikan kejadian itu, Katie memutuskan untuk merekamnya menggunakan webcam laptop.

"Aku melihat ke arah luar jendela dan aku melihat bola besar bercahaya," katanya. "Bola itu bergerak sangat cepat. Aku langsung mengambil laptop dan merekamnya."

Mereka awalnya mengira obyek itu adalah bintang jatuh, namun gerakannya yang tidak menentu menunjukkan sebaliknya. Setelah beberapa menit bola itu berubah berwarna merah dan menghilang di balik rumah-rumah.

"Ketika anak-anak menunjukkannya padaku, aku takjub," kata ibu anak-anak itu, Fiona. "Awalnya kami pikir benda itu bisa saja pesawat yang terbakar tetapi tampaknya benda itu menari-nari di langit. Ini merupakan pemandangan yang luar biasa."


Sumber

Rabu, 04 Juni 2014

Dunia Di Ambang Kepunahan Massal


Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa kita akan segera menghadapi salah satu kepunahan massal terbesar dalam sejarah Bumi.

Ada beberapa kepunahan massal sepanjang zaman, masing-masing membawa kematian secara signifikan terhadap spesies tanaman dan hewan Bumi.

Yang paling terkenal dari peristiwa ini adalah kepunahan dinosaurus, era kematian massal yang disebabkan oleh pengaruh asteroid 65 juta tahun yang lalu. Namun kali ini bumi menghadapi ancaman yang bukan berasal dari luar angkasa tetapi dari kita sendiri, yang mengarah pada salah satu kepunahan massal terburuk di dunia yang pernah dihadapi.


Kerusakan habitat, perubahan iklim dan masuknya spesies pengganggu hanyalah beberapa faktor yang memberikan kontribusi terbesar yang menyebabkan tingkat kepunahan global sampai dengan 1.000 per sejuta spesies, angka 10.000 kali lebih besar dari tingkat sebelum-manusia.

Planet Raksasa Telah Ditemukan

Konsep gambar NASA ini dirilis pada tanggal 10 Januari 2011 dan diperoleh tanggal 1 Februari 2011 menunjukkan Kepler-10b

Para astronom telah mengidentifikasi planet di tata surya yang jauh yaitu 17 kali ukuran Bumi.

Yang ditemukan menggunakan ruang observatorium Kepler, planet berbatu raksasa ini memiliki diameter 12.742 km dan mengorbit sebuah bintang seperti matahari yang dikenal sebagai Kepler-10 yakni sekitar 560 tahun cahaya jauhnya.

Ukurannya yang besar telah membingungkan para ilmuwan sebagaimana pemahaman kita tentang pembentukan planet seharusnya tidak mungkin planet terestrial berbatu berukuran tersebut ada.

"Sebuah Mega-Earth, banyak pemadatan terpusat di tempat yang sama tanpa gas apapun," kata profesor astronomi Dimitar Sasselov. "Itulah masalahnya karena pemahaman kita tentang bagaimana planet terbentuk membutuhkan zat padat untuk menjadi satu di mana hampir 99 persen dari massa adalah hidrogen dan helium."

Para ilmuwan percaya bahwa penemuan terbaru ini dapat meningkatkan kemungkinan menemukan kehidupan asing di tempat lain di alam semesta karena menunjukkan bahwa planet berbatu dapat membentuk lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.